Kelulusan Wewenang Sekolah

Memasuki persiapan UASBN, masing-masing sekolah bakal punya standar sendiri dalam menentukan nilai ujian. Kepala Sub Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta, Chandrawaty, menegaskan akan mengikuti prosedur operasional yang ditetapkan pemerintah pusat. UASBN yang akan digelar 13-15 Mei itu menjadi kewenangan penuh sekolah.

Chandra menyebut, kriteria kelulusan UASBN untuk SD/MI merupakan hak dan wewenang sekolah. Setiap sekolah diberi kebebasan menentukan nilai minimal kelulusan untuk ketiga mata pelajaran yang diujikan, yakni IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia. Berapa pun nilai yang ditetapkan masing-masing sekolah, akan diterima, terangnya.

Meski memiliki hak menentukan nilai minimum untuk ketiga mata pelajaran tersebut, kata Chandra, penilaian akhir tetap ada di tingkat provinsi. Karenanya, pihaknya terus mengarahkan masing-masing SD agar menetapkan kriteria kelulusan sesuai kemampuan siswa/i-nya. Dari try out yang beberapa kali dilakukan, kan progressnya kelihatan. Jadi bisa menentukan berapa nilai minimum kelulusan yang harus ditetapkan.

Nilai minimum kelulusan itu, kata Chandra, harus dilaporkan ke Dikdas paling tidak sebulan sebelum UASBN diselenggarakan. Sekarang sih belum ada ya (yang melapor). Paling tidak, minggu kedua April baru mulai, tukasnya. Ia menambahkan, pemberian kewenangan penuh pada masing-masing sekolah itu, merupakan upaya dalam mendapatkan pemetaan mengenai kondisi riil pendidikan di SD. Dari situlah kita tahu kualitas masing-masing sekolah.

Dikutip dari Indo Pos, Sabtu, 29 Maret 2008.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s