Kidzania
Mungkin untuk anak-anak Jakarta berkunjung ke Kidzania sudah merupakan agenda tersendiri. Wajib katanya. Bagus sih konsepnya, di sana mereka dimungkinkan untuk mencoba berbagai macam pekerjaan yang dilakukan oleh orang dewasa, termasuk cara memperoleh uang dengan bekerja dan cara menabung/menggunakan uangnya. Hal yang positif untuk memberikan kepada anak-anak kita gambaran riil tentang suatu profesi. Siapa tahu mereka menemukan cita-citanya di sini. Yah, konsep bagus tentu dibarengi dengan harga yang bagus pula hehe.. Tapi sesuai kok dengan pelayanan yang profesional.
Sebelum berangkat ke Kidzania, Aida dan Risa udah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk mencari info tentang pembelian tiket, makanan, profesi apa saja yang enak dikunjungi, penjemputan, dll. Sehari sebelumnya mereka sibuk menelpon teman-teman yang sudah pernah ke sana.
Hari Sabtu pagi jam 9.30 kami berangkat. Sampai di Pacific Place meskipun toko-toko yang lain masih tutup tetapi banyak sekali anak-anak yang sudah datang bersama pendampingnya masing-masing. Bagus juga ada petugas yang berjaga di pintu lift yang menanyai setiap pengunjung yang belum terlihat memegang tiket. Kalau memang belum membeli tiket mereka mengarahkan pengunjung tersebut ke luar gedung dimana didirikan tenda khusus untuk melayani pembelian tiket. Hal ini tentu saja untuk mengurangi penumpukan pembelian tiket di pintu masuk Kidzania.
Setelah anak-anak masuk, orang tua hanya boleh menunggu di luar sampai sesi pagi ditutup jam 15.00, atau kalau anak yang masuk masih berumur kurang dari 8 tahun bisa didampingi, namun tentu saja pendampingnya pun harus membayar tiket penuh. Ketika jam menunjukkan pukul 15.00, mereka selesai bermain, dan seperti biasa, agenda kami berikutnya adalah mendengarkan cerita anak-anak yang sangat antusias.
Maret 31, 2008
Waduh jeng, kita belum sampe sana tuh, padahal pengen banget, nunggu barengan, soalnya katanya kalo ga rame2 ga seru.
***Bener tuh, untungnya anakku juga bareng2, berdua maksude hehe..***