Tarif Taxi Blue Bird Naik

Mulai hari Senin tanggal 15 September 2008 kemarin, tarif taxi blue bird akhirnya benar-benar mengalami kenaikan. Yang tadinya tarif buka pintu Rp5.000,00 menjadi Rp6.000,00, dan per kilometernya yang tadinya Rp2.500,00 menjadi Rp3.000,00. Perubahan tarif ini langsung berasa di kantongku karena aku termasuk salah satu pengguna setia taxi biru ini kalau pas pulang malam (minimal seminggu sekali pulang jam 11-12 malam).

Kalau dipikir-pikir, seingatku sekitar 7-8 tahun yang lalu, kalau dari kantor ke rumah paling mahal Rp12.000,00 (sudah dengan perhitungan kondisi macet). Ternyata sekarang paling murah (saat tengah malam yang sangat lancar) dengan tarif baru ini aku harus membayar Rp40.000,00. Berarti untuk sektor per-taxi-an, inflasi yang terjadi sekitar 17% setiap tahunnya. Wah, cukup signifikan.. tapi memang sih, jauh lebih murah dibandingkan punya mobil dan sopir sendiri (soalnya naik taxinya cuma kalau pas kepepet aja hehe..)

Kalau masih dibawah jam 7 malam, aku biasanya mencari taxi dengan tarif lebih murah karena masih merasa relatif lebih aman. Nah, kalau sudah lewat jam segitu, pasti pilihan hanya satu, blue bird. Entah mengapa, sudah tradisi saja. Untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu, sampai sekarang ada kebiasaan yang tidak boleh dilupakan, setiap sudah duduk dan menutup pintu, aku langsung mengirimkan sms yang berisi no. taxi tersebut ke suami. Ini mungkin juga perlu anda lakukan jika bepergian naik taxi, karena kita tidak pernah tahu apakah kita akan sampai dengan selamat di tujuan atau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.  Ada yang bisa membagi tips lain yang bermanfaat bagi kita para pengguna taxi di Jakarta terutama di malam hari? Silakan berbagi komentar di sini, terima kasih.

About these ads

3 comments on “Tarif Taxi Blue Bird Naik

  1. mbak, maksih ya tipsnya, selama ini aku cuman ngapalin nomernya..lah, kalo terjadi apa2 sama aku, tetep saja suami gatau ya…mending kirim sms..trims banget.
    Oya, jangan tertipu juga dengan beberapa taksi yg ada tulisannya “Tarif Bawah” soalnya kurang lebih argonya sama totalnya kok…kalo aku langganannya gamya mbak (kalo dari rumah), kalo dari kantor tetep milih bluebird..uh, bukan tradisi tapi image yg sudah melekat terlalu kuat, padahal sekarang ga semua sopir bluebird nyetirnya enak (nyaman), indikatornya Rahma lebih sering munta kalo naik bb drpd gamya…

    ***Yah, begitulah jeng, kalo aku ya gak ada pilihan lain hehe..***

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s