Belajar Ngatur Duit
Senin, Maret 10th, 2008
- IHSG Meningkat
- Krisis, Suatu Pembelajaran Berinvestasi
- Gramedia Discount 30%
- Pasar Kaget Kalibata
- Hukum 72
- Internet Gratis dari Speedy
- Nabung Lagi di Reksadana
- Mengenal Inflasi
- Pilih Batangan untuk Emas
- Mendeteksi Resiko Finansial pada Keluarga
- Solusi Dana Tunai Cepat
- Tiga Keranjang Uang Keluarga
- Habitus Orang Kaya
- Merencanakan Harta untuk Anak
- Menggerakkan Uang untuk Mencari Uang
- Sistem Bagi Hasil
- Mengelola Pendapatan Keluarga
- Lindungi Anak Remaja Anda dari Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit
- Menyadari Pengeluaran yang Tidak Wajib
- Langkah Praktis Membeli Rumah
- Pendidikan Anak: Betulkah Sebuah Investasi?
- Kiat Bijak Berhutang
- Keuntungan Investasi di Property
- Mengapa Kita Bertengkar karena Masalah Keuangan?
- Pahami Siklus Hidup Finansial Anda
- Income Naik, Expense Ikut Naik?
- Berkenalan dengan Reksadana (2)
- Berkenalan dengan Reksadana
- Belanja Online
- Memilih Jenis Investasi
- Hasil Tabungan vs Biaya Administrasi Bank
- Menghitung Biaya Pendidikan Anak
- Mengatur Pos-pos Belanja Rutin Bulanan
- Perencanaan dalam Keuangan Keluarga
- Membuat Foto Kenangan Lama Jadi Abadi
- Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya??
- Persiapan Masa Depan
- Mengatur Uang Saku Anak
- IHSG Turun
Leave a response and help improve reader response. All your responses matter, so say whatever you want. But please refrain from spamming and shameless plugs, as well as excessive use of vulgar language.
sebenernya gw belum baca, tapi pengen langsung comment n sharing aja
selama ini kita selalu belajar how to manage our money, padahal the most important thing to do is the way how to manage our needs (bahasa gw dah kaya’ cinta laura yah hehehe)
yup…mengatur keinginan sebenarnya yang lebih berat, karena kita berhadapan dengan para marketers yang berusaha keras mengubah needs kita menjadi wants…nah loh, sehingga kita tidak bisa lagi membedakan sebenernya mana keinginan dan mana kebutuhan hehehehe
kalo soal ngatur duit, banyak hal sepele yang bisa dilakukan.
contohnya gw sendiri, setiap nemu duit pecahan 5000, gw dan istri berkomitmen untuk tidak membelanjakannya alias langsung masuk celengan…alhasil setiap bulan kami berhasil menabung paling sedikit 400 ribu
alhamdulillah sudah 2 tahun ini kami bisa berkurban. nah sekarang komitmen itu meningkat ke pecahan 10.000
paling gak hal-hal sepele seperti itu yang bisa gw lakukan, mengingat gw cuma punya batas bawah penghasilan yaitu gaji dan remnerasi, tapi batas atasnya…………………………..LANGIT!!! hehehe
***Sip, thx masukannya, bisa buat tambahan ide nih…***
boleh aku ambil sana sini mbak? mohon ijin sebelumnya. Berbagi rasanya menyenangkan ya mbak…
***Silakan, salam kenal juga dengan anda, saya juga banyak mendapat masukan dari blog anda, terima kasih…***