Hasil Tabungan vs Biaya Administrasi Bank

Biaya adminsitrasi bank yang dibebankan pada tabungan kita mungkin tidak pernah kita perhatikan karena toh hanya sekitar Rp10.000,00 sebulan, tidak terlalu material, bukannya kita mendapat bagi hasil/bunga pula setiap bulan untuk membayarnya. Eit, tunggu dulu, Rp10.000,00 per bulan berarti Rp120.000,00 per tahun. Berapa bagi hasil/bunga per tahun yang harus kita dapatkan untuk menutupnya? Coba kita hitung dengan perumpamaan-perumpamaan.

Untuk menyederhanakan perhitungan, saya ambil contoh dari perhitungan bunga, karena jika bagi hasil akan tergantung dari kinerja bank syariah pada bulan tersebut. Jika bunga bank sekarang adalah 2% per tahun maka angka bunga Rp120.000 yang ingin kita dapatkan merupakan hasil 2% per tahun dari tabungan dikurangi pajak 20% atau secara bersihnya 1,6% per tahun. Berarti tabungan yang harus kita miliki adalah (100:1,6) x 120.000 atau sama dengan Rp7.500.000,00. Dengan demikian, jika saldo tabungan kita kurang dari Rp7.500.000,00 berarti kita tidak akan untung dari tabungan kita melainkan buntung. (Angka ini hanya ilustrasi berdasarkan perumpamaan yang sudah kita tetapkan sebelumnya).

Belum lagi dampak inflasi atas harga kebutuhan hidup yang katakanlah naik sebesar 10% per tahun, bisa dikatakan kalau kita menabung di bank yang hanya memberikan bunga sebesar 2% per tahun saja maka kita kalah dengan inflasi, apalagi kalau saldo tabungan kita kurang dari perhitungan di atas, maka uang yang kita tabung tidak akan bisa membuat kita lebih kaya dari yang seharusnya. Yuk, kita perbesar saldo tabungan agar bisa menutup biaya administrasi bank..

2 thoughts on “Hasil Tabungan vs Biaya Administrasi Bank

  1. saya setuju denga penghapusan bunga, karna orang pengen nebung jadi takut uangnya habis, drpd di bank mending di rumah aja setahun ga akan berkurang. drpa di bank udah nyarinya susah diambil perbula lagi. iya kalo kaya kalo yang nabung petani, orang miskin,

    ***menabung di bank adalah salah satu alternatif, kalau lebih pas dengan alternatif lain silakan saja, yang penting semangat nabungnya yang harus diperkuat…bener gak?***

  2. lhoo kok malah nyaranin gedein saldo tabungan?? bukannya ngajak pindah ke yang syariah😛

    ***Tabungan kan belum tentu konvensional pak…;)***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s