“LKPP tidak dapat dikatakan memprihatinkan, sudah ada kemajuan…”

Liputan Kegiatan Training Of Trainers Standar Akuntansi Pemerintahan (TOT SAP) 2009

Jakarta, perbendaharaan.go.id – Demikian disampaikan Dirjen Perbendaharaan, Herry Purnomo, ketika membuka acara Training Of Trainers Standar Akuntansi Pemerintahan (TOT SAP) Gelombang I Tahun 2009 bertempat di Hotel Lumire Jakarta hari Senin tanggal 15 Juni 2009. Secara santun, beliau menyampaikan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2008 memang masih mendapat opini disclaimer, tetapi perlu diketahui sudah ada kemajuan kalau dilihat dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang merupakan opini terbaik yang diperoleh Kementerian Negara/Lembaga sejak Laporan Keuangan Kementerian Negara/lembaga (LKKL) Tahun 2006 sampai dengan Tahun 2008.

Hal ini kembali ditegaskan oleh Sonny Loho, Direktur Akuntansi dan Pelaporan Ditjen Perbendaharaan yang membuka kegiatan TOT SAP Gelombang II Tahun 2009. Bertempat di lokasi yang sama, beliau menjelaskan bahwa sudah terlihat peningkatan kalau dilihat dari opini WTP yang diperoleh Kementerian Negara/Lembaga pada tahun 2008 sekalipun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2008 mendapat opini disclaimer dari BPK.

Pada tahun 2006 hanya tujuh Kementerian/Lembaga (K/L) yang mendapat opini WTP, 38 K/L mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 36 K/L yang mendapat opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau disclaimer. Pada tahun 2007 sudah terdapat 16 K/L yang mendapat opini WTP, 31 K/L dengan opini WDP, 33 K/L mendapat opini WTP dan ada 1 K/L yang mendapat opini Tidak Wajar (TW). Selanjutnya peningkatkan opini yang dialami oleh K/L terjadi pada tahun 2008, sudah terdapat 35 K/L yang mendapat opini terbaik yaitu WTP, 28 K/L dengan opini WDP dan masih 18 K/L yang mendapat opini TMP, sedangkan yang belum selesai diaudit 1 K/L.

Kegiatan TOT SAP Tahun 2009 merupakan kegiatan yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Ditjen Perbendaharaan. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan trainers sehingga dapat mensosialisasikan SAP di lingkungan K/L-nya masing-masing, berlangsung dalam dua gelombang, gelombang I dimulai tanggal 15 -19 Juni dan gelombang II dimulai tanggal 22-29 Juni 2009.

Peserta yang mengikuti kegiatan TOT SAP sebanyak 91 orang adalah pejabat/pegawai dari seluruh K/L yang telah memenuhi persyaratan verifikasi dan kompetensi dibidang akuntansi dan pelaporan keuangan oleh Panitia.

Syarat kelulusan yang harus dicapai oleh setiap peserta untuk dapat menjadi Trainers SAP. Peserta harus mencapai rata-rata minimal 65 dari semua kriteria penilaian yaitu kehadiran, partisipasi di kelas, ujian tulis (post test) dan evaluasi presentasi. Sebelum secara resmi membuka Pak Dirjen pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh. “Semakin banyak peserta yang lulus menandakan semakin banyak K/L yang memiliki pemahaman yang baik terhadap SAP” demikian Pak Dirjen. Hal ini tentunya juga menandakan akan semakin banyak K/L yang dapat meningkatkan kualitas laporan keuangannya.

Sebelum menerima materi, peserta terlebih dahulu mengerjakan pre test yang telah disiapkan oleh panitia. Hal ini dilakukan untuk mengukur tingkat penyerapan peserta sebelum dan setelah mendapatkan materi. Materi yang diberikan kepada peserta meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP), Buletin Teknis 04 tentang Penyajian dan Pengungkapan Belanja, Buletin Teknis 05 tentang Penyusutan, Buletin Teknis 06 tentang Piutang, dan Buletin Teknis 07 tentang Dana Bergulir, selain itu peserta juga mendapatkan materi mengenai Bagan Akun Standar (BAS) dan Diskusi Implementasi SAP di lingkup Pemerintah Pusat. Untuk dapat menjadi Trainers yang baik peserta pun dibekali dengan materi Teknik Mengajar untuk Orang Dewasa (Andragogi).

Pada hari Jumat (hari terakhir-red), peserta sudah tidak mendapatkan materi lagi, tetapi melewatinya dengan ujian tulis (post test) dan evaluasi presentasi. Evaluasi presentasi adalah tugas untuk masing-masing peserta. Setiap peserta akan diberikan waktu 15 menit untuk mempresentasikan satu topik dari materi SAP yang kemudian akan dievaluasi dari beberapa aspek terkait presentasi.

Akhirnya setelah melewati 10 hari untuk gelombang I dan II, kegiatan TOT SAP pun berakhir. Acara penutupan secara resmi dilakukan oleh Direktur Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Bapak Sonny Loho. Panitia mengumumkan 5 peserta terbaik, dan secara formal peserta yang lulus akan diinformasikan melalui surat dan akan diumumkan di web perbendaharaan : http://www.perbendaharaan.go.id dalam waktu 2 minggu setelah pelaksanaan TOT SAP berakhir. Untuk gelombang I, mereka adalah Suparjo (Setjen – Depkeu), Kustiyana (Departemen Kehutanan), Doso Sukendro (BPKP), Ari Hastuti (Kejasaksaan Agung) dan Slamet Widodo (BIN). Sedangkan untuk gelombang II adalah Ahmad Mu’am (DJPK – Depkeu), Fahrudin (Kementerian Negara BUMN), Efendi (Departemen Perhubungan), Wing Hartopo (DJBC – Depkeu) dan Dini Kurniasari (Departemen Kebudayaan & Pariwisata).

Oleh: Yongki Andrea – Kontributor Dit. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Ditjen Perbendaharaan

Disunting dari http://www.perbendaharaan.go.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s