Penerapan Sistem Treasury Notional Pooling pada Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan

Dikutip dari Slide Presentasi  Sosialisasi TNP oleh Direktorat  Pengelolaan Kas Negara, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Departemen Keuangan RI

Kondisi saat ini

  • Rekening Bendahara tidak bisa di monitor oleh DJPBN
  • Saldo di rekening Bendahara  tidak diketahui
  • tidak bisa dilaporkan baik untuk managerial report   maupun accountability report sehingga menjadi salah satu penyebab LKPP menjadi disclaimer.
  • Contoh tingkat bunga pada salah satu bank:
    • < 5 Juta  Þ  0 %
    • >= 5 Juta – < 50 Juta  Þ  0,75 %
    • >= 50 Juta – < 500 Juta  Þ 1,5 %
    • >= 500 Juta – < 1 M  Þ  2 %
    • >= 1 M  Þ  2,5 %
  • Data base rekening di KPPN kurang up date
  • Rekening Bendahara Pengeluaran hanya mendapat remunerasi sebesar  0% – 2.5% per tahun dari saldo terendah.

Tujuan

  • Rekening Bendahara dapat dimonitor secara harian
  • Saldo harian dapat dilaporkan
  • Mendapat bunga yang lebih baik

Treasury Notional Pooling Bendahara Pengeluaran adalah program pengelolaan  saldo konsolidasi dari seluruh rekening bendahara pengeluaran pada bank umum tanpa harus melakukan pemindahbukuan.

Dasar Hukum

  • Pasal 25 PP no: 39 tahun 2007
  • “ Terhadap Uang Negara/Daerah yang berada di Bank Umum/ Badan lain, Bendahara Umum Negara/Daerah berhak memperoleh bunga, jasa giro/bagi hasil pada tingkat bunga yang berlaku umum untuk keuntungan Kas Negara/Daerah ”
  • Peraturan Menteri Keuangan No. 126/PMK.05/2009 tentang Penerapan Treasury Notional Pooling pada Rekening Bendahara Penerimaan
  • Peraturan Menteri Keuangan No. 61/PMK.05/2009 tentang Penerapan Treasury Notional Pooling pada Rekening Bendahara Pengeluaran

SISTEM TREASURY NOTIONAL POOLING

Saldo seluruh rekening bendahara pengeluaran dan penerimaan dikonsolidasikan pada akhir hari setelah proses tutup buku dan diberikan jasa giro harian oleh Bank sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam kontrak

Pelaksanaan TNP

  1. Bendahara Pengeluaran tidak diperkenankan menarik uang yang menjadi tanggung jawabnya setelah pukul 15.00 waktu setempat.
  2. Pada keesokan harinya pada pukul 08.00 waktu setempat, Bendahara Pengeluaran dapat menarik uangnya kembali seperti semula, sesuai dengan jumlah saldo pada hari sebelumnya.

                                 Waktu Operasional Rek.                08.00 – 15.00

                                 Bendahara Pengeluaran                Waktu Setempat

  1. Saldo rekening bendahara dimonitor oleh Dit. PKN dengan menggunakan Cash Management System.
  1. Bank pelaksana TNP mengkonsolidasikan saldo pada saat tutup buku tanpa pemindahbukuan.
  2. Data saldo konsolidasi kemudian dikirimkan ke Dit. PKN melalui fasilitas File Transfer Protocol.
  3. Data saldo konsolidasi kemudian di input ke dalam aplikasi TNP di Dit. PKN.
  1. Setiap awal bulan dilakukan rekonsiliasi dengan bank pelaksana TNP mengenai jumlah saldo konsolidasi dan jasa giro.

Kelebihan :

Segi pendapatan :

  1. Tingkat remunerasi yang lebih menguntungkan
  1. Saldo Konsolidasi membuat saldo patokan penghitungan bunga tidak pernah sebesar Rp. 0.-sehingga pendapatan jasa giro perbulan  sebesar Rp. 0,- juga tidak terjadi.

Segi administrasi

  1. Rekening Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan teradministrasi dengan baik dalam aplikasi TNP.
  2. Dep. Keuangan dapat dengan mudah mengetahui jumlah uang di rekening Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan  secara realtime online dengan menggunakan cash management system
  3. Dep. Keuangan dapat dengan mudah menghitung dan memonitor besarnya PNBP untuk jasa giro saldo rekening Bendahara Pengeluaran

Segi waktu :

                sangat efisien karena saldo rekening Bendahara Pengeluaran pada akhir hari kerja tidak dipindahbukukan dan tidak berubah, akan tetapi saldo rekening seluruh Bendahara Pengeluaran dijumlahkan pada Kantor Pusat Bank Umum.

Segi Biaya :

                Bank tidak mengenakan biaya atas penerapan Treasury Notional Pooling pada Rekening Bendahara Pengeluaran.

Peran KPPN

  • KPPN agar menginformasikan pelaksanaan Treasury Notional Pooling kepada seluruh satuan kerja Kementerian/Lembaga dalam wilayah kerjanya
  • KPPN agar menyampaikan  perubahan data  Rekening Bendahara Pengeluaran  pada saat terjadi  pembukaan dan penutupan rekening kepada Kanwil dengan tembusan ke Direktorat Pengelolaan Kas Negara.

Hal yang perlu diinformasikan ke Satker

  • Rekening Bendahara  berbentuk giro bukan tabungan
  • Rekening Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan yang termasuk dalam Treasury Notional Pooling tidak lagi mendapatkan  jasa giro per rekening.
  • Jasa giro akan  dibayarkan langsung oleh Kantor Pusat Bank pelaksana TNP ke Rek.Kas Umum Negara dengan akun 423253  (pendapatan dari pelaksanaan Treasury Notional Pooling).
  • Bendahara Pengeluaran tidak diperkenankan untuk melakukan penarikan uang setelah pukul 15.00 waktu setempat.
  • Semua biaya pada saat sebelum diberlakukannya Treasury Notional Pooling yang  diperhitungkan  dengan jasa giro agar dibebankan ke dalam DIPA masing-masing satuan kerja ( cth. Buku cheque)

Peran Kanwil

  • Sebagai basis data yang valid untuk jumlah satker dan rekening satker yang meliputi :
    • Data Rekening Pengeluaran
    • Data Rekening Penerimaan
    • Data Rekening Pemerintah Lainya
    • Menyampaikan updating data rekening pada saat terjadi perubahan ke Dit. PKN.

8 thoughts on “Penerapan Sistem Treasury Notional Pooling pada Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan

  1. mau tanya nech
    untuk pembukaan rekening baru di bank pemerintah BNI dan Mandiri untuk bendahara pengeluaran koQ masih di minta setoran awal min 1 juta..
    pertanyaan saya, apa ada aturan yang menyatakan kalau rekening untuk mengelola APBN atas nama jabatan misalnya rekening bendahara pengeluaran satker xxx bebas dari setoran awal dan administrasi ???
    mohon pencerahannya atau jawaban minta kirimkan ke emailku,,
    Tjah.bagoes0126@gmail.com
    makasih ya kakak

  2. Saya mau tny Knp sy buka giro untk pemasukan negara setiap tanggal 25 setiap bulane saya dikenakan biaya adm. sebesar Rp 31000 pada hal kalau dambl dr pendapatan negara sy kesalahan tp klu tidak di ambil sy nombok.
    apakah sy mendapatkan jasa giro apa tdk.
    apakah ada rek yg bs munculkan jasa giro. tolg ditanggapi

  3. mau nanya apa dasar hukumnya yg menyatakan Bendahara Pengeluaran tidak diperkenankan menarik uang yang menjadi tanggung jawabnya setelah pukul 15.00 waktu setempat. mengingat pada PMK yg disebutkan tidak disebutkan batasan waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s