Client Connection Bank Dunia

Untuk teman-teman pengelola dana pinjaman dan hibah luar negeri yang didanai dari Bank Dunia sekarang pasti tidak asing lagi dengan website Bank Dunia yang disebut dengan Client Connection. Dalam web ini kita dapat memperoleh dan memproses berbagai hal, mulai dari informasi tentang apa saja pinjaman atau hibah yang kita kelola dengan penjelasan kapan loan/grant ditandatangani, closing datenya, jumlah pinjaman, rincian per kategori, berapa dana yang telah ditarik, berapa dana yang tersisa, serta rincian aplikasi yang telah kita sampaikan.

Selain untuk melihat informasi tersebut, rencana ke depan nanti Bank Dunia akan menerapkan e-form, artinya setiap aplikasi yang disampaikan oleh pengelola pinjaman/hibah (executing agency) dilakukan dengan pengisian e-form tersebut, baru kemudian dicetak dan dikirimkan melalui mekanisme seperti biasa (tergantung jenis aplikasinya). Client Connection ini sangat bermanfaat bagi executing agency untuk memantau disbursement yang telah dilakukan, apakah telah diterima dan diproses oleh Bank Dunia, apakah keseluruhan permohonan telah disetujui dan diganti sesuai dengan yang seharusnya, atau berapakah dana yang tersisa dari masing-masing kategori yang ada. Website ini cukup sederhana dan mudah dipahami, tentu saja dengan menggunakan bahasa inggris, sehingga kita perlu mempunyai pemahanan  yang cukup atas istilah-istilah di sana.

4 thoughts on “Client Connection Bank Dunia

  1. Sayang sekali pemanfaatan fasilitas client connection oleh para pengelola project di satker belum optimal. Biasanya alasannya lupa passwordnya n utk mengurus password baru, memerlukan birokrasi di internal organisasinya yg cukup ribet sehingga jadi males ngurusnya.
    Padahal manfaatnya cukup besar. Disamping dapat memantau perkembangan realisasi keuangan yg telah terjadi, dapat pula menjadi media cross check antara pencatatan di world bank dengan pencatatan yg telah dilakukan oleh pengelola projek.
    Saran aja neh, mgkn perlu dilakukan inventarisasi n pelatihan kembali penggunaan client conection ini oleh perbendaharaan n world bank, selain itu perlu juga auditor bpkp ataupun auditor lain yg melakukan audit atau review atas project2 yg didanai world bank utk memperoleh akses utk memanfaatkan fasilitas client connection, walaupun hanya sebatas akses utk melihat n mencetak bukan akses melakukan bertransaksi.

    1. Apa yg anda sampaikan benar pak, banyak di antara pengelola proyek yang sampai dengan saat ini tidak terbiasa dengan client connection. kalau dari pengalamanku pribadi, memang selama ini apa yang ada di CC dapat kita jadikan bahan untuk rekonsiliasi dengan pembukuan kita, dan bahkan sekarang Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan sering mengadakan rekonsiliasi berdasarkan Notice of Disbursement (NOD) yang telah terbit. Untuk bantuan dari Bank Dunia kita dapat memakai CC ini untuk mempermudah rekonsiliasi tersebut. Kadang ada aplikasi replenish yang disampaikan tidak dibayar sesuai dengan permintaan atau ada yang dipending karena sesuatu hal, itu sangat cepat kita dapatkan infonya di CC. Tentang pelatihan, Bank Dunia sendiri sering sebenarnya mengundang pengelola proyek untuk dilakukan sosialisasi, namun karena mungkin jarang dipraktekkan sehingga alasan-alasan yg anda sebutkan tadi terjadi🙂

  2. yups .. kalo fasilitas ini dpt dimanfaatkan dgn sebaik2 nya, maka transaksi2 yd backlog (bener yaa nulisnya), or transaksi2 yg ‘terpaksa’ ditalangi dgn dana depkeu (SBUN) yg masih buanyakk jumlahnya dpt ditrasir n shg dpt segera di reimburse/replenish WB.

    1. Kalo transaksi dana talangan aku rasa ga bs ter cover dg CC pak Deni, krn yg ada di CC adalah yg kita sdh ajukan Withdrawal Applicationnya, sedangkan dana talangan kan msh dalam tahap rekonsiliasi antara proyek dengan rekening khusus/antara. Harusnya ada mekanisme lain untuk memaintain data dana talangan sehingga kita tahu persis mana yang sudah diurus reimbursenya dan mana yang belum. Data dana talangan itu kalau aku lihat sangat banyak, sehingga kalau dimaintain dengan manual akan kewalahan. Begitu ada 1 SP2D yang nyangkut di dana talangan, kita seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami, sangat sulit. Waktu itu sempat ada wacana untuk melakukan rekon secara elektronik dengan BI, softwarenya akan disiapkan, tapi aku ga tahu perkembangannya seperti apa sekarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s