Kapan ya….?

Semenjak suami pindah tugas ke Medan, banyak hal berubah dalam kehidupan keluarga kami. Kebetulan baru kali ini kami hidup terpisah semenjak menikah. Semua kebiasaan sehari-hari harus disesuaikan dengan situasi baru. Semua aktifitas yang berbau “Bapak” dieliminasi semua hihihi… sebagai gantinya si “Ibu” yang emang biasa pulang malam dan pergi keluar kota menjadi gantinya… Fiuuhhh… anak-anak menjadi lebih sering menjadi “tanpa pengawasan” sepulang sekolah. Untung sekolah mereka sampai sore.. (dasar orang Jawa, begini msh dibilang untung…).

Salut rasanya harus aku ucapkan kepada teman-teman yang telah mengalami hal ini dalam waktu yang lama. Hidup dengan “dua dapur” yang  pasti akan mempunyai dampak pada keuangan rumah tangga. Harus saling support dalam menghadapi situasi yang kadangkala ternyata tidak berjalan sebagaimana biasanya. Belum lagi soal kesepahaman dalam pembagian tugas dan pemikiran. Dan yang paling membuat deg2an adalah bagaimana anak-anak menyikapi hal seperti ini. Walaupun di luar mereka tampak fine-fine aja, tetapi kita tidak pernah tahu dampak psikologis yang akan timbul secara perlahan. Jika sudah merenungi semua hal ini, pasti lamunan berujung pada “kapan ya…kami bisa bersatu kembali?”…

2 thoughts on “Kapan ya….?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s