Anak Bangsa

Dalam kehidupanku sehari-hari aku melihat tidak sedikit di antara kita yang menghabiskan waktu hampir 24 jam untuk memikirkan dan melakukan apa yang terbaik untuk bangsa ini, dalam bidang tugas masing-masing. Tengah malam saat sebagian besar penduduk negeri ini sudah terlelap, masih ada beberapa kawan yang memeras otak atau tenaga untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Pengorbanan yang seringkali (bukan lagi “kadang”) membuat keluarga merasa terabaikan.  Aku yakin, dalam hati masing-masing ada rasa perih dan keinginan untuk menolak, namun tugas yang mulia harus tetap dijalankan. Belum lagi risiko pekerjaan yang kadang tidak hanya mempertaruhkan kesehatan namun juga sampai mempertaruhkan nyawa. Aku benar-benar mengacungkan dua jempolku untuk semua pekerja keras negeri ini. Kali ini aku ingin memberi semangat kepada semua anak bangsa, di mana pun dan dalam bidang apa pun kalian berkarya. Kalian semua adalah pahlawan bangsa sejati di era ini.

Aku ga tahu, apakah ini ada hubunganya dengan masa kecil kita dulu. Saat itu telinga kita sangat akrab dengan lagu-lagu bertema kebangsaan, sehingga akhirnya kita bangga dengan Indonesia dan ingin mempersembahkan yang terbaik buat negara tercinta ini. Tapi entahlah, ini hanya perasaanku saja atau memang benar kenyataanya seperti ini. Lagu-lagu wajib itu sudah sangat jarang terdengar sekarang, bahkan lagu kebangsaan Indonesia Raya hanya dikumandangkan saat upacara bendera saja atau jika ada pemberian hadiah pada ajang pertandingan olah raga tingkat nasional atau internasional. Kadang miris menyaksikan hal seperti ini. Padahal, jujur, buat aku, lagu-lagu berbau kebangsaan seperti ini tak lekang oleh jaman, tetap membuat merinding saat menyanyikannya, tetap membuat air mata menitik saat menghayatinya.

Sooooo… aku ga bisa membayangkan bagaimana sikap anak-anak kita nanti terhadap negara ini kalau kita tidak menanamkannya sejak sekarang. Minimal, kalau mereka tidak mau menyanyikan lagu-lagu jaman kita dulu karena dianggap kuno, ayo para musisi sekarang, perbanyaklah lagu bertema kebangsaan. Buat anak-anak kita bangga dengan bangsanya melalui karya kalian. Aku yakin, karena musik adalah bahasa universal, kita akan mampu mengarahkan mereka dengan cara yang mereka yang sukai.

4 thoughts on “Anak Bangsa

  1. Setujuuuu Bun, gimana mau nyuruh kalau kita ndak ngenalin, harus istiqomah ngajarin yang baik2 ya Bun…Hidup anak!
    *eh aku anak Bunda juga kan?* wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s