Mengais Memory Masa Kecil

Setelah selesai UASBN Risa hari Kamis, karena cuti kami masih sehari lagi, kami menyempatkan diri pulang kampung ke Kediri, kangen sama Eyang anak2. Walaupun hanya semalam kami di sana, rasanya cukup puas untuk melepas beban kangen yang sudah memberat di hati. Berangkat hari Kamis siang jam 15.00 dengan Kereta Bisnis Senja Kediri dari Stasiun Senin. Ternyata walaupun kelas bisnis tapi ada fasilitas setara kelas eksekutif di sana (sama dengan Gajayana), yaitu colokan listrik buat nge-charge HP.. hihihi… Sudah bisa dipastikan, kegiatan online semua anggota keluarga sepanjang perjalanan tidak terganggu..hahaha..

Sampai di Kediri hari Jumat pagi jam 6.00 (jadwal seharusnya jam 4.30). Sambil naik becak menuju ke rumah Eyang, kuhirup segarnya udara Kediri pagi itu. Benar-benar membuat perasaan nyaman, tentram, serasa kembali ke masa kecil. Sepanjang jalan kunikmati jengkal demi jengkal jalan2 penuh memory itu. Alhamdulillah… Kegembiraan orang tua melihat anak dan cucunya datang membuat rasa bersalah dalam hati selama ini langsung pupus, berbaur dengan cerita-cerita penuh tawa dan bahagia. I love this moment..πŸ™‚

Aku merasa sangat beruntung jika berada di Kediri pada hari Sabtu. Aku tidak tahu pasti kapan kebiasaan ini mulai ada, namun saat aku sekolah SMA di sana hingga kini, setiap hari Sabtu semua siswa SMA memakai seragam khas masing-masing sekolah. Dari seragam itu kita tahu dia murid SMA mana. Saat itu kami sangat bangga mengenakan seragam masing-masing. Tidak ada persaingan yang antar sekolah negatif dan berlebihan, namun lebih pada rasa bangga atas almamater yang ada. Kebetulan lokasi beberapa SMA ada yang berdekatan satu sama lain, sehingga saat jam masuk dan pulang sekolah, jalan sekitar menjadi sangat ramai dan berwarna-warni. Kemarin ada beberapa seragam yang baru aku lihat, mungkin ada SMA yang baru berdiri, wah, semakin menyemarakkan pemandangan Sabtu itu.

Ada satu hal yang hingga sekarang membuat kami para alumninya bersedih. SD ku, SDN Dandangan III, bersama-sama dengan SDN Dandangan IV, V, dan VI, sekarang telah hilang. SD kami tidak ada wujudnya lagi karena telah berganti menjadi mall. Korban kemajuan zaman..

Kota Kediri, hampir semua masih seperti dulu, suasananya, bangunannya, jalan-jalannya, makanannya, benar-benar membuatku merasa menjadi Ida kecil kembali. Ida yang naik becak atau diantar jemput Bapaknya saat SD, Ida yang naik sepeda saat SMP, dan Ida yang jalan kaki saat SMA. Ida yang selalu kebingungan saat lewat Jembatan Kali Brantas Lama karena tangan kanannya buat pegang stang sepeda, tangan kirinya buat megangin rok biar ga terbuka karena besarnya angin lepas, dan ga punya tangan ketiga buat megangin topi biar ga terbang. Ida yang pulang sekolah sering mampir beli es kepala muda. Ida yang beruntung punya lingkungan rumah berjiwa seni sehingga waktu luangnya dihabiskan buat latihan dan latihan kesenian.

Oh..memory masa kecil itu kini sudah hampir punah ditelan kesibukan. Beruntung aku bisa mengaisnya kembali kemarin..

12 thoughts on “Mengais Memory Masa Kecil

  1. Kalo ditempat saya, semasa SMA, hari Rabu baru bisa tahu identitas SMA-SMA dengan melihat corak batik yang dipunya.

    oya, ikut prihatin atas berubahnya bangunan SD menjadi Mall. Lha, terus kemana SD-nya? Bertemukah kawan-kawan seperjuangan di masa kecil ??

    1. hhmm… sama ternyata ya walopun dg pola yg berbeda, sip… pasti menjadi kenangan tersendiri ya mas..
      ttg SD kata teman2 sih pindah tempat, tp aku sendiri blm lihat yg baru. alhamdulillah, sekarang sudah mulai terkumpul satu demi satu via fb, seneng bgt bs menyambung tali silaturahmi lagi..πŸ™‚

      1. Saya bagus,alumnus sdn dandangan 6kediri,ternyata sekarang sdh jd mall,kl ada yg alumni sdn dandangan 6 bisa kontak saya di 085729269241.

    1. hhmmm…mgkn hrs sabar dikit jeng… kalo anak2 dah agak gede, justru bisa jd teman kita bercerita dan napak tilas apa saja yg pernah kita alami saat kecil dulu…tambah asyik tu pastiπŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s