Hari Istimewa untuk Hafid

Sudah sejak beberapa bulan yang lalu, pada beberapa kesempatan Hafid mulai mengingat-ingat tanggal 14 Mei sebagai hari ulang tahunnya. ” Bu, berapa bulan lagi tanggal 14 Mei?”, “Tanggal 14 Mei hari apa bu?”, atau ” ulang tahunku jam berapa?”… wah, bener-bener sudah mulai mengenali hari lahir..🙂

Hari ini nak, 14 Mei, 8 tahun yang lalu kamu lahir.. setelah berjuang menahan rasa sakit 2 hari 2 malam ibumu menyerah, kepalamu tidak berhasil masuk jalan lahir… ibu sudah kehabisan tenaga sayang.. keputusan operasi pun ibu dan bapak ambil untuk mengeluarkanmu. Alhamdulillah kamu lahir dengan selamat, berseri-seri…benar-benar anak laki-laki gagah yang kami tunggu sejak lama, kamu lahir dengan berat 3,8 kg dan panjang 52 cm. Rasa syukur terus kami panjatkan atas kehadiranmu.

Namun disela kebahagiaan itu, mulai terbersit rasa khawatir kami, beberapa jam setelah lahir, kamu mulai mutah dengan warna kehijauan dan ada serpihan-serpihan kecil darah beku.. Susu yang diminumkan untukmu selalu kamu muntahkan. Dokter mulai khawatir dan meminta persetujuan kami untuk mengirimmu ke rumah sakit besar yang lengkap peralatannya untuk observasi. Sehari pertama saat kami datang menjengukmu, dokter bilang lambungmu infeksi, susu tidak dapat dicerna, ukuran lambungmu lebih panjang 2 cm dibanding bayi lain, ada indikasi bengkak. Kami pasrah nak, segala upaya dilakukan oleh dokter untuk memulihkanmu. 28 hari pertama dalam hidupmu kamu habiskan di rumah sakit. Saat diijinkan pulang, kondisimu sudah sangat menurun. Berat hanya tinggal 3,075 kg, badanmu berwarna kuning keseluruhan, perutmu jauh lebih besar dibanding proporsi badanmu karena limpa dan levermu bengkak tidak kuat menahan antibiotik, kepalamu botak karena dijadikan coblosan jarum infus yang setiap hari harus diganti (sebagai pengganti karena tangan dan kakimu sudah tidak sanggup lagi), Allahu Akbar…kami menerima kehadiranmu di rumah dengan penuh was-was, setiap badan atau kepalamu tergoncang sedikit saja akibat tangan kami saat menggendongmu bergerak, kamu langsung memuntahkan semua isi perutmu… Nak.. kami tidak sanggup lagi mengingat masa-masa itu.. Suster Kepala di rumah sakit sudah berpesan pada kami saat mengantarmu meninggalkan rumah sakit, “Anak ibu nanti mungkin mengalami hambatan dalam tumbuh kembangnya mengingat kondisinya seperti ini, mohon siapkan mental, jika membutuhkan terapi nanti bisa ke Klinik Tumbuh Kembang” Kami terus terang sempat shock, namun kami bulatkan tekad untuk merawatmu lebih baik nanti di rumah.

Beberapa hari di rumah kamu mulai sering demam, kami tidak bisa menahanmu lagi lebih lama di rumah, kamu masuk rumah sakit lagi. Segala macam antibiotik tingkat tinggi sudah pernah diberikan kepadamu nak. 10 hari di rumah sakit kondisimu mulai stabil, kami boleh membawamu pulang. Namun itupun tidak bertahan lama, kamu masih terus sering demam, harus selalu dipantau secara intensif. Untuk ketiga kalinya kamu masuk lagi ke rumah sakit. Kami sampai hafal ritual apa yang harus kami lakukan untuk merawatmu nak. Kami tulis dalam sebuah buku perkembanganmu setiap hari. Bahkan dokter kadang mengambil alternatif tindakan berdasarkan saran kami. Tak satupun diagnosa pasti yang bisa diberikan kepadamu. Entah apa yang telah menyerangmu selama ini nak. Kami hanya bisa memberikan tindakan berdasarkan pengalaman setiap saat dalam merawatmu siang dan malam. Akhirnya genap 40 hari total kamu dirawat sejak lahir. Kami sudah boleh membawamu pulang, dan alhamdulillah tidak perlu terlalu khawatir lagi, kondisimu sudah mulai stabil, hanya muntah yang terus menerus saja yang perlu kami waspadai.

Alhamdulillah, perkembangan fisik dan motorikmu tidak ada hambatan. Kamu tumbuh menjadi anak yang lincah, banyak gerak, setara dengan teman sebayamu. Namun apa yang dikatakan suster saat kamu bayi ada sedikit yang terbukti. Ketrampilan bicaramu mengalami sedikit hambatan. Umur 3 tahun kamu hanya dapat mengulang kata-kata orang lain tanpa kamu mengerti apa artinya. Kami mencoba memasukkanmu dalam Klinik Tumbuh Kembang. Setelah beberapa lama kamu diterapi, oleh terapistnya disarankan agar kamu masuk sekolah umum agar terbiasa bersosialisasi. Kami turuti saran itu. Kamu kami titipkan ke sebuah TK yang sangat berbaik hati mau menerimamu. Terima kasih tak terhingga kami haturkan kepada guru-gurumu di sana yang telah mengubahmu menjadi anak yang cerewet, yang bisa bicara dengan lancar..alhamdulillah..

Hingga umur 5 tahun kamu tidak pernah bisa makan kasar, harus dihaluskan dulu setiap makanan dan langsung kamu telan. Ada yang kasar sedikit saja kamu langsung muntah. Umur 6 tahun kamu mulai bisa makan nasi dan air sayur, dengan cara kamu telan langsung tanpa dikunyah, alhamdulillah mulai menunjukkan peningkatan. Dan akhirnya waktu masuk SD kamu sudah mulai bisa makan kering dengan dikunyah terlebih dahulu. Alhamdulillah..

Itulah nak, perjalanan hidupmu selama ini. Kami sangat menyayangimu hingga kapan pun. Saat ini kamu telah genap berusia 8 tahun, bapak dan ibu tidak akan menuntutmu untuk menjadi yang terbaik, kamu telah berhasil menunjukkan perjuangan yang sangat berat untuk hidup normal, itu sudah lebih dari cukup. Kamu sekarang suka sekali sepak bola dan main PS, di sekolah kamu bisa mengikuti pelajaran secara normal walaupun bukan yang pintar, hal yang menonjol darimu adalah kecerdasan musikalmu yang tampak dari kamu masih berumur 1 tahun.

Nak, doa kami selalu untuk hidupmu, keselamatanmu, kebahagiaanmu, kesuksesanmu…we love u.. Selamat ulang tahun ke 8 jagoanku🙂

2 thoughts on “Hari Istimewa untuk Hafid

  1. langkah bijaksana untuk tidak menuntut lebih pd anak.
    selamat ulang tahun Hafid Jr, doa ortu tdk akan pernah lekang pun kasih sayang, jd anak yg sholeh ..amiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s